Arsip Penulis: Funky Tri Doretta

Tentang Funky Tri Doretta

Simple Ordinary Boy

Ayat-Ayat Cinta 2 | ulasan Buku

“Islam tertutup oleh umat islam. Cahaya keindahan islam, tertutupi oleh perilaku buruk umat islam” (hal, 388). Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Resensi buku | Meninggalkan komentar

Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah | Ulasan Buku

Ah, cinta selalu misterius. jangan diburu-buru, atau kau akan merusak jalan ceritanya sendiri. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Resensi buku | Tag | Meninggalkan komentar

100 Keinginan

1. Aku ingin membacakan satu dua surat cinta yang pernah kutulis untukmu menjelang tidurmu dan membiarkan kau terlelap dalam kecupanku. 2. Aku ingin membangunkan lelapmu dengan kecupan di kedua kelopak mata dan keningmu. 3. Aku ingin memiliki taman bunga kecil … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan Pendek | Meninggalkan komentar

Smile, Sayang :-)

Smile 🙂 Hanya emoticon itu terkadang yang bisa aku kirimkan kepadamu melalui pesan singkat. Aku tahu terkadang kau pasti bingung dengan maksudku mengirimkan simbol kuning dengan bibir melengkung itu. Hanya saja terkadang, sayang. Aku tidak tahu lagi bagaimana cara menyapamu. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan Pendek | Meninggalkan komentar

Dear – i..,

Dear – i, Aku mau marah i. Di hari ulang tahunmu ini, Pemberantas koruptor diangkat hanya untuk diancam mati.   i.., Aku jengkel sekali. Diusiamu yang makin tua ini, Para buruh bekerja hanya untuk dijajah Diburu biaya listrik dan anak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan Pendek | Meninggalkan komentar

Terpana | Sebuah Resensi

Oke, setelah kemarin posting sedikit khayalan yang terinspirasi dari film Terpana. Kali ini saya coba ulas film ini bener-bener. Sebenarnya ketika pertama kali tahu bahwa film ini digarap dan di tulis langsung oleh Richard OH, saya sudah tahu bahwa film … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Resensi Film | Meninggalkan komentar

KEBETULAN

Hai.., Kita tahu bahwa kita sama-sama belum pernah bertemu. Setelah berbagai upaya kita lakukan untuk menciptakan peluang bertemu selama 10 tahun terakhir ini, kita lalu sampai pada kesimpulan : kita mungkin memang ditakdirkan untuk tidak pernah bertemu. Berdua, kita lalu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Catatan Pendek, Cerita Pendek | Meninggalkan komentar