KEBETULAN

Hai..,

Kita tahu bahwa kita sama-sama belum pernah bertemu. Setelah berbagai upaya kita lakukan untuk menciptakan peluang bertemu selama 10 tahun terakhir ini, kita lalu sampai pada kesimpulan : kita mungkin memang ditakdirkan untuk tidak pernah bertemu. Berdua, kita lalu sepakat untuk menghapus semua remcana juga harapan dan mimpi kita untuk bertemu.

terpana

Tapi biarlah kuceritakan kepadamu, bahwa pada suatu hari setelah kesepakatan kita itu, aku pernah berharap bahwa kelak kita akan bertemu dengan cara-cara yang tidak kita duga. Dengan cara-cara yang telah diatur oleh alam semesta. Bukan oleh kita sebagai manusia. Sebuah pertemuan yang kebetulan.

Sebagai kebetulan, tentu saja kita akan bertemu sebagai dua orang yang tidak saling mengenal. Mungkin ketika itu kita sedang duduk sepesawat bersebelahan. Atau mungkin kita ternyata dua orang rekan bisnis yang sedang bernegosiasi. Atau seperti film itu? Kita betemu ketika kamu sedang menghabiskan secangkir kopi bersama setumpuk pekerjaanmu di kedai pinggir jalan yang tanpa sengaja kulintasi. Kebetulan.

Seperti apapun kebetulan itu, yang jelas kita bisa tiba-tiba merasa nyaman satu sama lain seolah kita telah lama saling mengenal. Tiba-tiba bisa saling mengisi kesepian dan kekosongan masing-masing. Aku yang tanpa sungkan menceritakan segala hal perihal kehidupanku, dan kau yang dengan tabah mendengarkan setiap detil kisahku. Kita lantas larut dalam pembicaraan-pembicaraan abstrak yang tidak tahu kemana arah ujungnya hingga kemudian saling takut berpisah.

Setelah 10 tahun, apakah kita sanggup menghitung kemungkinan-kemungkinan untuk kita bertemu secara kebetulan? Entahlah, aku sendiri tidak berani melakukannya. Sejak sekolah, aku tidak sudak dengan teori-teori probabilitas. Karena mungkin, aku memang tidak suka dengan kemungkinan-kemungkinan yang kadang berakhir kecewa.

Namun Jika kelak kebetulan itu harus terjadi, maka biarlah semesta yang mengaturnya.

***

NOTE : Ini bukan Resensi Film. Butuh ilmu tinggi untuk meresensi film dengan nilai seni seperti TERPANA ini. Tapi nanti kita coba ulas.

Iklan

Tentang Funky Tri Doretta

Simple Ordinary Boy
Pos ini dipublikasikan di Catatan Pendek, Cerita Pendek. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s