Angin Bersyair

Jodoh, konon katanya tidak akan kemana mana. Jodoh, katanya pasti akan dipertemukan juga. Entah kapan, dan dengan cara yang bagaimana. Suatu hari di tempat yang paling indah di dunia (baca : toko buku .red) aku pernah mengabaikannya. Hingga kemudian abai itu menjadi sesal yang berpanjangan dan menghantuiku bertahun-tahun lamanya.

IMG_20170318_140801

Lama aku mencarinya kemana-mana. Mulai dari toko buku yang termahsyur sampai toko buku loak. Sudah tidak ada yang menyediakan. Ada sih beberapa yang menjual di toko online. Tapi harganya dahsyad karena ditambah oleh ongkos kirim.

Putus asa, aku sempat melupakan buku ini. Hingga kemarin sore iseng mendatangi bazaar buku dan berkeliling mencari buku yang sesuai dengan selera.

Jodoh. Di salah satu meja aku melihat buku ini tergeletak diantara buku-buku lainnya. Aku menatapinya sejenak, mengelusnya lalu memeluknya. Sudah pasti kamu akan kuadopsi. Dibelakannya tertera label harga separuh dari harga toko buku online. Sedikit sedih, buku penulis sekaliber Andrei Aksana di label harga tidak sampai Rp.30.000.

Selamat berteman wahai “Angin Bersyair”, semoga kita bisa saling mengisi sepi.

Iklan

Tentang Funky Tri Doretta

Simple Ordinary Boy
Pos ini dipublikasikan di Catatan Pendek. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s